Sabtu, 08 Desember 2012

Restart


Hidup dan kehidupan adalah suatu hal yang jelas berbeda walaupun kelihatannya sama. Menurut gue hidup adalah kata sifat, sedangkan kehidupan adalah kata kerja. Yang namanya hidup adalah ketika kita dapat bernafas, makan, minum, berjalan, berpikir, berbicara dan melakukan aktivitas lainnnya adalah itu yang namanya disebut dengan hidup. Lalu yang disebut dengan kehidupan adalah bagaimana proses ketika kita dapat berjalan, makan, minum, berbicara dan sebagainya itu yang dinamakan dengan kehidupan. Dan setiap manusia pasti mempunyai kehidupan yang berbeda satu sama lainnya lengkap dengan masalahnya masing-masing. Dan gue yakin, setiap manusia pasti menyelesaikan masalahnya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang dengan berpikir rasional, ada juga yang irrasional. Ada yang berpikir jernih ada yang keruh. Ya tergantung dengan bagaimana dia menyikapi hidup itu sendiri. Dan gue sendiri adalah orang yang menurut gue rasional lah ya. Ketika gue berpikir irrasional itu tandanya gue lagi berpikir kreatif. Namun, terkadang jika masalah itu sudah menumpuk dan gue sendiri bahkan sudah tidak kuat untuk menanggunya sendirian gue rasanya pengen banget restart ulang diri gue supaya bisa balik lagi jadi normal. Gue pengen balikin lagi kondisi kehidupan gue supaya masalahnya ga dateng lagi. Seandainya tombol restart itu gue punya.
Gue bingung, nangis udah ga bisa. Rasanya nangis itu udah ga mengurangi beban yang ada malah nambahin beban. Kadang gue jadi malah sakit kalau habis nangis. Gue pengen cerita sama orang lain, tapi kayaknya ga ada yang ngerti sama jalan pikiran gue. kenapa sih kenapa ?
Melihat orang tertawa, gue juga pengen ketawa lepas dan bahagia kayak dulu lagi. Entah kenapa gue sadari sekarang sejak kuliah gue udah jarang yang namanya ketawa dengan lepas. I feel bad everyday. I dont know why. Not everyday banget sih, tapi almost my daily activity it’s all not interest for me. Ngerti dikit bisa ga sih ?
Ini bukan untuk orang tertentu saja, tapi buat semua yang ada di kehidupan gue. Please, ngerti !
Ketika gue ga punya temen buat cerita dan gue cuman bisa nulis semua isi hati gue di blog gue rasanya pengen posting semua yang ada di isi hati gue. gue pengen cerita semuanyaaaaaaa. Semuanyaaaaaaa. Tapi terkadang untuk ngeposting aja gue takut, gue takut ada pihak yang tersinggung dan tersakiti sama apa yang udah gue tulis. Gue cuman pengen nulis, gue cuman pengen cerita. Walaupun ga ada yang baca dan ga ada juga yang peduli juga gapapa. Gue cuman pengen cerita. Tapi bahkan untuk ngepost aja gue takut. Gue takut ada yang berpikiran yang engga-engga sama tulisan gue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar